Rabu, 25 Januari 2012

Maafkan bila aku mengeluh

Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang remaja tampan dengan rambut sedikit ikal. Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan aku sangat ingin memiliki gairah hidup yang sama. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu. Namun ketika dia lewat .... ia tersenyum. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.

Aku berhenti untuk membeli sedikit kue. Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona. Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira. Seandainya aku terlambat sampai di kantor, tidaklah apa-apa. Ketika aku pergi, dia berkata, 'Terima kasih. Engkau sudah begitu baik.
Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu. Lihatlah, aku buta.' Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.

Lalu, sementara berjalan. Aku melihat seorang anak mirip bule dengan bola mata biru. Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain sepak bola. Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya. Aku berhenti sejenak, lalu berkata, 'Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain, Nak ?' Dia memandang ke depan tanpa bersuara, lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar. Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku.

Dengan dua kaki untuk membawaku ke mana aku mau. Dengan dua mata untuk memandang mentari dan bukit-bukit. Dengan dua telinga untuk mendengar desir angin dan segala bunyi.
Ya Allah, maafkan aku bila aku mengeluh.

(Embun Taushiyah)

Selasa, 24 Januari 2012

25 januari 2012

Seret aku ke atas hamparan sajadah ini
Tenggelamkan aku dalam lautan tasbih tak bertepi
Adalah kerinduan akan-Mu
Tuntun aku telusuri baris-baris kalam-Mu..
Mencari makna di balik keindahan kata
Yaa Ghofur・Yaa Mujib・

Larut aku dalam munajat panjangku..
Pasrah dan berserah di tengah pengharapan akan terbalasnya rindu ini

Yaa Majid,Yaa Muhaimin.
Adakah rindu yang lebih indah
Selain kerinduan akan-Mu..
 
#IS

Do'a by Chairil Anwar

Tuhanku....
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh

Caya-Mu papas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk...

Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling.
--------------------------------

(Doa, by: Chairil Anwar)

Allah bersamamu..

Engkau diciptakan oleh Allah begitu indah.. Jika kehidupanmu ditakdirkan sekeras ini, dengan begitu banyak cobaan yg menghadang berarti Allah menginginkanmu agar menjadi pribadi yg lebih kuat,, lebih tegar tuk menghadapinya. Tetap semangat menjalani hidup. Engkau akan menjadi orang yang hebat..
Semangat saudaraku..!!!
Allah selalu bersamamu... ^_^